Mengabdi di Sekolah Sendiri: Peran Findri Bobihu di SDN 16 Anggrek

Lingkungan SDN 16 Anggrek di Desa Putiana, Kecamatan Anggrek, Gorontalo Utara, menjadi ruang tumbuh semangat pengabdian. Di sekolah sederhana yang berdampingan dengan pemukiman warga itu, hadir peran pendidik muda yang aktif menguatkan proses pembelajaran.

Findri Bobihu, tenaga abdi di SDN 16 Anggrek, merupakan mahasiswa Program Studi Sistem Informasi, Jurusan Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo, yang saat ini sedang menunggu prosesi wisuda.

Dalam keseharian sekolah, Findri tidak hanya menjalankan tugas administrasi, tetapi juga menggantikan guru yang berhalangan hadir. Perannya membantu menjaga kontinuitas kegiatan belajar-mengajar dan memastikan hak pendidikan siswa tetap terpenuhi.

Sebagai alumni SDN 16 Anggrek, Findri memahami karakter siswa dan budaya sekolah. Kedekatan emosional tersebut membentuk relasi edukatif yang sehat, mendorong terciptanya suasana belajar yang adaptif, aman, dan inklusif.

Lingkungan sekolah yang menyatu dengan pemukiman warga memperkuat hubungan sosial antara lembaga pendidikan dan masyarakat desa. SDN 16 Anggrek berfungsi sebagai pusat pembentukan karakter, literasi, dan nilai sosial generasi muda.

Kehadiran pendidik muda seperti Findri memperlihatkan pentingnya peran generasi terdidik dalam memperkuat ekosistem pendidikan desa. Pengabdian lokal menjadi fondasi pembangunan sumber daya manusia berkelanjutan berbasis komunitas.

0 Komentar