Skip to Content
Loading...
S. Ishaq
S. Ishaq
Online
Halo 👋
Ada yang bisa dibantu?

Meylani Pimpin Regu Putri SDN 16 Anggrek Raih Juara Dua


Pada 17 Agustus 2026, Meylani Djafar berdiri di samping barisan memimpin regu putri SDN 16 Anggrek dalam gerak jalan Kecamatan Anggrek, Gorontalo Utara.

Barisan tersebut memulai perjalanan dari Lapangan Desa Motilango menuju garis finish di Lapangan Desa Helumo, dengan Meylani memastikan kekompakan tetap terjaga.

Sebagai pemimpin regu, Meylani mengatur kekompakan barisan, menjaga semangat teman-temannya, serta memastikan setiap langkah tetap terkoordinasi sepanjang perjalanan menuju garis finish.

Perjuangan tersebut akhirnya berbuah kebanggaan setelah regu putri SDN 16 Anggrek berhasil meraih Juara 2 kategori gerak jalan tingkat SD putri Kecamatan Anggrek.

Bagi Meylani, prestasi tersebut bukan sekadar piala, melainkan hasil dari latihan, kekompakan, kedisiplinan, serta dukungan banyak pihak yang terus mendampingi mereka.

Sejak persiapan, Meylani bersama teman-temannya menjalani latihan untuk menyatukan gerakan dan membangun kekompakan sebelum membawa nama SDN 16 Anggrek dalam perlombaan.

Ketika perjalanan dimulai dari Lapangan Desa Motilango, Meylani tetap berada di samping barisan untuk memberikan arahan sekaligus menjaga semangat teman-temannya hingga mencapai finish.

Langkah demi langkah akhirnya membawa mereka melewati perjalanan hingga Lapangan Desa Helumo, tempat perjuangan itu ditutup dengan hasil yang membanggakan.



Juara 2 menjadi bukti bahwa latihan yang mereka jalani bersama tidak sia-sia. Bagi Meylani, kebahagiaan tersebut terasa lebih berarti karena diraih bersama teman-temannya.

Ia merasa bangga dapat ikut mengharumkan nama SDN 16 Anggrek melalui prestasi tersebut, terlebih dirinya dipercaya menjadi pemimpin regu putri selama perlombaan.

Meylani kemudian menyampaikan terima kasih kepada orang-orang yang menurutnya memiliki peran penting dalam perjalanan mereka hingga berhasil meraih juara.

“Terima kasih kepada Kepala SDN 16 Anggrek Ibu Wisnawati Abubakar, para guru, orang tua, pelatih, serta Karang Taruna Desa Putiana yang sudah membimbing dan mendukung kami,” ujar Meylani.

“Terima kasih juga kepada semua pihak yang sudah membantu kami selama latihan sampai perlombaan. Tanpa bimbingan dan dukungan mereka, mungkin kami tidak bisa mendapatkan juara dua,” lanjutnya.

Bagi Meylani, ucapan terima kasih itu bukan sekadar pelengkap setelah menerima piala, tetapi penghargaan kepada mereka yang telah memberikan waktu dan tenaga mendampingi perjuangan mereka.

Ia menyadari, di balik barisan yang berjalan menuju garis finish, terdapat guru, orang tua, pelatih, dan orang-orang yang terus memberikan semangat selama persiapan.

Kini, piala Juara 2 menjadi kenangan bagi Meylani dan teman-temannya, sekaligus menjadi bukti bahwa mereka pernah berjuang bersama membawa nama sekolah tercinta.

Bagi Meylani, kebanggaan terbesar bukan hanya ketika namanya disebut sebagai pemimpin regu, tetapi ketika seluruh barisan mampu mencapai finish bersama-sama.

Berbagi

Postingan Terkait

Posting Komentar

Konfirmasi Penutupan

Apakah anda yakin ingin menutup pemutaran video ini?